This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Orang nomor satu Google Indonesia

Saat meresmikan kehadirannya di Indonesia, Google juga mengumumkan penunjukan Rudy Ramawy sebagai Country Head Indonesia pada Jumat (30/3/2012) di Jakarta.

"Pembicaraan dengan Google cukup panjang, sekitar satu tahun. Tapi secara resmi saya mulai masuk tim Google Indonesia pada Januari 2012. Hari ini, saya resmi menjabat sebagai Country Head," jelas Rudy dalam jumpa pers di Gedung Cyber 2, Jakarta.

Rudy Ramawy akan memimpin Google Indonesia untuk lebih mendekatkan diri kepada pengguna, mitra kerja, dan para stakeholder di Indonesia.

Tentang Rudy Ramawy
Rudy mendapat gelar sarjana di bidang Teknik Kimia dari University of California, Barkeley. Ia memulai karier di Procter and Gamble tahun 1994.

Pada tahun 1997, Rudy menjadi Direktur Sales and Marketing Sony Music Entertainment Indonesia. Tahun 1999, ia direkrut menjadi Managing Director untuk Warner Music Malaysia yang berkantor di Kuala Lumpur.

Rudy kembali ke Indonesia pada tahun 2003 dan bergabung kembali dengan Sony Music Entertainment Indonesia sebagai President Director dan sekaligus sebagai Regional Marketing Director untuk Asia Tenggara.

Tahun 2005, Rudy bergabung dengan Nantrindo Telepon Seluler (pemilik operator seluler Axis) sebagai Direktur dan Chief Marketing Officer.

Sebelum bergabung dengan Google, Rudy menjabat sebagai Direktur Programming dan Production RCTI.


Sumber : kompas.com

Arti kata KAMSEUPAY



Maraknya penggunaan kata Kamseupay juga menjadi alasan salah satu operator telekomunikasi di Indonesia menjadikan kata ini menjadi jargon iklan mereka pada media televisi.

Jadi apa sebenarnya makna dan arti dari Kamseupay sendiri? Arti kata Kamseupay sendiri adalah istilah jadul yang kini mendadak populer kembali. Pada tahun 1970-an kata-kata ini sering digunakan untuk menyindir kasar kepada orang yang dianggap sangat kampungan sekali.


Menurut Kamus Males Banget dot Com (yang sekarang bernama Kamus Slang Indonesia), Kamseupay adalah singkatan dari Kampungan Sekali Uuh Payah!Atau ada juga yang mengartikan Kampungan Sekali Udik Payah!

Namun setelah hilang dalam beberapa dekade terakhir. Akhirnya kata kamseupay sendiri kembali menjadi trend setelah Marissa Haque lewat tulisan blognya memopulerkannya kembali.


Dan bahkan respon yang luar biasa akibat menanggapi tulisan blog Marissa Haque sontak menjadikan kamseupay menjadi trendic topic beberapa waktu yang lalu.

Tidak sedikit tweeps yang menggunakan istilah kamseupay di setiap tweets yang mereka tuliskan. Sepertinya istilah ini menjadi kata gaul meski sejatinya sangat jadul.

Tren ini sangat unik dan menarik. Dari tangan seorang Marissa Haque, kini kamseupay kembali dikenal oleh masyarakat penjuru tanah air.

Dalam sekejap, Marissa Haque dikenal sebagai "Tante Kamseupay" dan rame diperbincangkan tentang ke-kamseupay-an-nya di blog-blog pribadi, kaskus, dan banyak yang membuat meme kamseupay di na9a.com .

Sejarah pembagian zona Waktu Indonesia



Zona waktu ternyata ditetapkan bukan semata-mata atas pertimbangan geografis, tapi juga ekonomi. Indonesia ternyata telah berulangkali "mengutak-atik" zona waktu di wilayahnya atas berbagai pertimbangan. Di masa pra kemerdekaan, pemerintah Hindia Belanda kala itu telah mengubah zona waktu di wilayah nusantara sebanyak lima kali.


"Zaman kemerdekaan empat kali, tahun 1947, 1950-an sekian, tahun 1963. Dan semua ada alasan ekonomi politik tertentu," ungkap Edib Muslim, Kadiv Humas dan Promosi KP3EI (Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia), dalam workshop internalisasi MP3EI kepada insan pers, di Bogor, Sabtu (10/3/2012).
Pemerintah berencana menyatukan wilayah waktu Indonesia yang sekarang ini dibagi menjadi tiga zona waktu, yaitu Waktu Indonesia bagian Barat (WIB), Tengah (WITA), dan Timur (WIT). Rencananya, pemerintah akan memakai Wita sebagai patokan. Hal ini dilakukan, di antaranya, demi efisiensi birokrasi dan peningkatan daya saing ekonomi.


Tiga zona waktu yang kini membagi Indonesia dinilai tidak efektif. Misalnya, soal waktu dagang antara dunia usaha di zona WIT dan WIB. Perhitungan KP3EI, jika jam transaksi perdagangan umum di Jakarta dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB, maka waktu efektif berdagang antara dunia usaha di WIT dan WIB hanya 4 jam.
Edib melanjutkan, demi alasan ekonomi, pada 1987 Bali keluar dari zona WIB dan masuk WITA. Alasannya, semata karena memperhitungkan sektor pariwisata. "Bali itu kita geser ke kanan (WITA) agar turis-turis Australia menginap semalam lagi. Kalau yang tambah menginap satu orang itu kecil, tapi kalo 100 ribu orang dikali 100 dollar AS berapa (besarnya)? Itu baru hotelnya, belum (pembelian) suvenirnya," tambah dia.


Perbedaan zona waktu memang bisa menimbulkan kerugian ekonomi. Batam, misalnya, setiap tahun harus kehilangan potensi Rp 100 miliar dari transaksi hotel karena turis asal Singapura harus pulang lebih awal akibat perbedaan waktu satu jam dengan Batam, Indonesia. "Seharusnya turis-turis Singapura yang datang ke Batam itu langsung kerja besok pagi dari Batam. Tapi, karena kita terlambat sejam (dalam zona waktu) mereka harus pulang dulu untuk besok pagi bisa kerja. Kalau semalam lagi turis-turis ini stay di Batam, berapa hotel di Batam yang penuh pada Minggu malamnya?" terang Edib.
Oleh karena itu, menurut dia, rencana pemerintah menyatukan zona waktu sebagai bagian dari Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) adalah ide positif. Ini bisa membantu Indonesia meningkatkan daya saing dalam ekonomi serta sosial-politik.
Pengaturan zona waktu ini juga telah dilakukan sejumlah negara seperti Rusia yang tengah mengubah 11 zona waktu menjadi 9 zona. Bahkan, sekarang ini sedang menyiapkan langkah menuju 4 zona. Begitu pula dengan China yang telah menetapkan satu zona waktu sejak tahun 1949.


Waktu Indonesia akan disatukan


Peta Indonesia

 Pemerintah berencana menyatukan wilayah waktu Indonesia yang sekarang ini dibagi menjadi tiga zona waktu, yaitu Waktu Indonesia bagian Barat (WIB), Tengah (Wita), dan Timur (WIT). Rencananya, pemerintah akan memakai Wita sebagai patokan. Hal ini dilakukan, di antaranya, demi efisiensi birokrasi dan peningkatan daya saing ekonomi.
"(Penyatuan waktu) untuk (peningkatan) national productivity yang tadinya kita hanya 190 juta penduduk yang jamnya sama (dalam zona WIB) sekarang 240 juta penduduk," sebut Edib Muslim, Kadiv Humas dan Promosi KP3EI (Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia), dalam workshop internalisasi MP3EI kepada insan pers, di Bogor, Sabtu (10/3/2012).
Sekarang ini, Indonesia terbagi dalam tiga zona waktu. Selisih antara zona waktu yakni satu jam. Ini dinilai pemerintah tidak efektif, misalnya, dalam waktu dagang antara dunia usaha di zona WIT dan WIB. Perhitungan KP3EI, jika jam transaksi perdagangan umum di Jakarta dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB, maka waktu efektif berdagang antara dunia usaha di WIT dan WIB hanya 4 jam.
Oleh karena itu, kata Edib Muslim, penyatuan waktu dilakukan demi mendorong peningkatan kinerja birokrasi dari Sabang hingga Merauke. Hal yang menjadi bagian dalam kerangka kerja KP3EI ini juga dimaksudkan untuk mendorong daya saing bangsa dalam hal sosial-politik, ekonomi, hingga ekologi.
Perhitungan KP3EI, dengan samanya ruang waktu yang berpatokan pada GMT+8 (Wita) maka masyarakat yang berada di kawasan tengah dan timur Indonesia bisa mempunyai ruang transaksi yang lebih banyak untuk bertransaksi dengan masyarakat di kawasan barat Indonesia.
Edib menambahkan, GMT+8 dipilih pemerintah dengan alasan sebagai tengah-tengah antara WIB dan WIT. Namun, mengenai hal ini, pemerintah masih akan membicarakannya lebih lanjut. "GMT+8 adalah menyampaikan Indonesia menjadi satu waktu," pungkas Edib.

The fenomenal - Comodo Island

 


This is a unique expedition where you will paddle your sea kayak to some of the most remote beaches on earth, drifting over magnificent coral reefs, accessing little visited areas, uninhabited islands as well as island inhabited by mythical dragons.
This 10 day expedition from Bali is one of a kind. Our partners are the only operator running kayaking expeditions in the National Park. With the help of an experienced guide, we will paddle between the islands, camp on uninhabited islands with glorious beaches and visit small stilted villages. We will have the chance to swim and snorkel on the most stunning reefs as well as explore the islands by foot.
The walk on Rinca to see the dragons – (very close up) – as well as buffalo, deer, monkeys and wild pigs – is an experience you won’t forget!
This Komodo Kayaking expedition led by 'no roads' has a maximum group sizes of 10 people
Overview
If you crave adventure and remote places, want cultural immersion and like being in the outdoors, love a physical challenge but also cherish quiet times of relaxation, then our Kayaking Komodo expedition is for you.
You will be escorted around the Komodo National Park by one of our well trained kayaking guides who not only will give you pointers on how to kayak but also inform you on what you are experiencing on the trip.
Our objective is to visit the home of the mighty Komodo Dragon. The Komodo Dragon’s sheer size and power is unbelievable growing more than 3 metres in length and weighing over 150kg. Although they plod along at a leisurely pace, do not be fooled, when called for, the Dragon can run up to 30 kilometres an hour and strike at lightning speed. We will see a number of these magnificent animals at close range – an experience you will not forget.
The Komodo Dragon however is just one attraction of the park, you’ll also likely see buffalo, deer, monkeys and wild pigs. We will be visiting uninhabited islands, snorkelling in crystal clear water above pristine coral. The area boasts some of the best marine life on the planet, with dozens of reefs in which we will snorkel. We will visit sites where manta ray and turtle are common. We will visit caves and islands packed with flying fox as well as remote communities that live off the sea. Our nights will be spent beneath the stars on some uninhabited island.
Itinerary
Day 1
Arrive in Bali and transfer to hotel. We use a 3 ½ - 4 * hotel. Free time to relax - Overnight in Hotel.
Day 2
Fly Bali to Labuan Bajo. Arrive at Komodo Labuan Bajo airport (B). You will be met at the airport by one of our team members and taken to Bajo Komodo Eco Lodge. This afternoon you will meet with your Guide and then head off for a tour to the Mirror Stone Caves and if possible witness the famous Manggaraines traditional fighting dance (Caci Dance). Overnight in Hotel.
Day 3 Labuan Bajo – Kanawa Island (B)
Today we start paddling. But before we start our Guide will go through some safety issues and we will do a short practice paddle to ensure the kayaks are set up for individual needs. After lunchwe set out for our first destination, Kanawa Island approximately 2 hrs from the eco-lodge. Kanawa has small guest houses to accommodate us and a great walk up to the hill top for views over the park we will be paddling around. It is also home to some great coral reefs and fish populations so a spot of snorkeling is encouraged.
Day 4 Kanawa - Mangyatan Island – Tatawa Island (B, L, D)
After breakfast we will start SW towards Tatawa Island. On the way we may also stop on Mangyatan Island to snorkel in its pristine waters. We will set up camp here and have a chance to explore Tatawa’s peaks. There is simply no better place for a sunset than our campsite, with the sun falling behind the mountains of Komodo Island itself. Overnight on the beach in a tent.
Day 5 Tatawa – Wanilu (B,L,D)
Today really depends what the tide is doing, as we really need the current with us when paddling to Wanilu Island (not far away but a relatively long stretch of sea to cross). If all goes well we will track Tatawa’s western coast for a while and then if the current is with us, we may shoot off its tail towards the uninhabited Tengah Besar, a small island really in the middle of nowhere, awesome. We will then head to Wanilu Island – where we will set up camp
Day 6 Wainilu Island – Nusapimpe. (B, L, D)
Early morning we will rise and paddle to the Rinca Rangers Office to look for Komodo Dragons. Rinca (pronounced Rin – cha) is the best place in the park to see the Dragons as their numbers and density are quite large there. We will be shown around the park by a trained Ranger who will explain the eco-system, the Dragon’s habits, the life of other inhabitants on the island such as the Macaque, Buffalo, Deer, Tree snakes etc. After a drink at the Ranger’s CafĂ© we will start paddling north towards Nusapimpe off the coast of Rinca. Lunch, snorkeling and relaxing will be followed by a sunset paddle to a small mangrove island (Kaaba) inhabited by bats. This is a great sight with thousands of bats flying into the night sky for their evening meal. We will return to Nusapimpe to do the same.
Day 7 Nusapimpe - Labuan Bajo (B)
We head back to “civilization” with a 2.5 hr haul to the Eco Lodge. We will paddle along the Flores coast and observe village life from the water. Once back at the hotel we will clean up have lunch and relax. This is a great time to swim in the pool or get a massage. Overnight at Hotel.
Day 8
Today we head inland towards the Cunca Wulang Waterfalls. After a hour drive we will start our short trek to a nearby village and then onto explore these great waterfalls. The falls themselves have gauged a large canyon out of the landscape leaving some great swimming holes behind. This day trip will give us another perspective of Flores life from it natural beauty to the people that live there. (B,L)
Day 9 Labuan Bajo – Bali (B)
We will have a bit of free time before we fly back to Bali today. We can have a swim at the Eco Lodge pool, go into town and walk around the harbour or just relax on the sprawling veranda overlooking the sea. You will be met at Bali airport by the hotel and taken there. You can either stay the night at the hotel or fly out to your next destination later that evening. Either way you will have a room available to yourselves at the hotel. Overnight Hotel
Day 10
End of Expedition – or why not check out some of our expedition extension ideas.
NB: the itinerary is subject to slight change due to weather and currents.

BALI the God Island

Bali Islands is one of the thousands islands constructing the Indonesian Archipelago that has long been famous as a leading tourist destination in South Pacific or even in the world for its exotic and vibrant art and culture, natural beauties and the hospitality of the people. Bali islands covers an extent of 5,632.86 square kilometers consisted of mountain range stretches from the West tip to the East.

Hinduism is adhered by almost 95% of its population of more than 3 millions people, specifically blended with Buddhism and the Ancestor's worship. It is made inseparable from everyday life and no opportunity is missed to worship Gods in an unending series of ceremony stretches from birth up to after death
The Conducive environment in Bali islands is supported by the Balinese philosophy of life, called "Tri Hita Karana". Tri Hita Karana dictates that happines can only be achieved if there are hamonious relationship between human and Gods; between human and their community; and between human and nature (its surronding). This philosophy has become a way of life among the Balinese, and is practiced in their daily life.

Bali Islands has such a mild and agreeable climate the wholeYear round, with average temperature of the day in coastal areas varies from about 28C (82F) during May-July to abut 30C (86F) in March-October, while the most pleasant weather is between May-September. 

Nusa Dua (Bali Islands) is an exclusive resort area featuring pristine beaches and majestic palms overlooking a turquoise sea. This purpose-built development is a peaceful enclave where families can relax and enjoy a tropical paradise and the Balinese hospitality, all without having to venture far from their luxurious rooms. The Bali Golf and Country Club is only a few steps away and the International Airport is a mere 20-minute drive from Nusa Dua.

Ubud (Bali Islands) is a remarkable town inthe middle of the island of Bali. For more than a century, it has been the island's preeminent centre for fine arts, dance and music.While it once was a haven for scruffy backpackers, cosmic seekers, artists and bohemians, Ubud is now a hot spot for literati, glitterati, art collectors and connoisseurs. Famous names walk its busy sidewalks everyday.

Sanur (Bali Islands) is traditionally a fishing village and has managed to keep that lazy-town feeling. This really makes Sanur a unique area and unlike most other beach areas in Bali, Sanur has stayed largely in local hands.

baliTanah Lot bali (Bali Islands), Located in Tabanan, just across the boundary of Badung regency, Tanah Lot is the most well-known and photographed temple. The temple is built on a small promontory, which is only accessible by foot at low tide. Take a scarf and dress with respect.

baliMenjangan Island (Bali Islands) popular diving site in Bali due to it's fine and preserved corals and rich equatic animal, turquoise clear water, and very calm sea. Every divers coming to Bali with the emphasize on diving program in Bali will put Menjangan and Tulamben sites as the priority sites. Menjangan island is unpopulated, but there is an old temple, supposed to originated from 14th century named " Pura Giri Kencana." During the expedition of Majapahit kingdom of Java in 1343 AD, it is believed that a boat was wrecked with their relics are still on sea bed. It is believed to have the magic influence.

baliNusa Lembongan (Bali Islands) is situated 12 miles south east of bali. It is one hour travelling time by boat from Benoa Harbour. This pear shaped island is around 4km long and 2km wide. It is surrounded by a beautiful fringing reef and the waters are renowned for their abundance of life and great surf breaks.

Candidasa (bali Islands) is most often compared to Kuta as Kuta was some 15 years ago. The comparison has some merit - Candidasa is a small village with few inhabitants on the beach with a several - mostly inexpensive hotels that cater to more adventurous tourists looking for a more laid back atmosphere.

Disruduk tronton waktu mengantar anak sekolah

Disruduk tronton waktu mengantar anak sekolah

Rudi 39tahun, warga Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/2/2012) pagi sedang mengantar putranya Aditya 13tahun ke sekolahnya di SMPN 11. Namun, baru sampai di Warung Jambu, sepeda motornya dihantam truk tronton dari arah tol.

Aditya langsung tewas di lokasi kejadian, sedangkan Rudi dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Palang Merah Indonesia di Kota Bogor. Kedua kakinya patah karena terjepit.

"Saya hanya ingat ada truk tronton dari tol. Sesudah itu enggak ingat lagi," tutur Rudi.

Wawan 43tahun, guru SMPN 11 yang saat itu berada di belakang kendaraan Rudi hanya sempat melihat truk itu selain menabrak sepeda motor, juga menabrak mobil Avanza. Namun, pengemudi mobil itu tidak cedera.

"Aditya siswa yang baik. Tidak bermasalah dan cukup cerdas," tuturnya

Menabung itu asyik


Menabung bermaksud menyimpan sebahagian daripada pendapatan yang diperoleh. Biasanya jumlah yang dicadangkan ialah 30 peratus daripada jumlah pendapatan. Tabiat ini bertujuan menggalakkan simpanan untuk masa depan mengurangkan sikap suka berhutang dan serta memupuk sikap berjimat cermat di kalangan para pengguna. Walau banyak mana pun wang yang diperoleh jika kita tidak merancang kewangan dengan betul, segala wang yang di peroleh akan 'hilang' begitu sahaja. Amat penting untuk kita merancang perbelanjaan harian dan bulanan dan yang paling penting ialah pastikan setiap bulan kita ada menabung wang di dalam akaun simpanan sebagai jaminan masa depan selain untuk kegunaan saat-saat yang tidak diduga.
Terdapat banyak sebab mengapa seseorang itu perlu menabung antaranya ialah:

• Persediaan ketika memerlukan atau sesuatu perbelanjaan di luar jangkaan. Misalnya untuk keperluan kesihatan, kecemasan dan sesuatu yang tidak dijangka.
 • Simpanan hari tua atau apabila bersara. Untuk tujuan itu sejumlah wang yang mencukupi diperlukan untuk meneruskan kehidupan dan menyara perbelanjaan keluarga.
•  Tujuan pelaburan atau memulakan perniagaan. Wang tabungan mungkin boleh disimpan di bank, dilaburkan dalam unit saham amanah, pembelian hartanah atau dijadikan modal permulaan untuk menjadi seorang usahawan.
• Keperluan pendidikan anak-anak, melancong, hiburan dan lain-lain.
   
 
 Sekiranya menyimpan wang di bank, sama ada dalam akaun simpanan dan akaun simpanan tetap, kebiasaannya pulangan adalah di antara 2 peratus hingga 3 peratus. Paling tinggi yang boleh diperoleh ialah 4 peratus. Pulangannya adalah rendah jika dibandingkan dengan pelaburan yang lain. Sekali imbaspulangan yang didapati hanya mampu melindungi wang daripada inflasi yang biasanya dalam lingkungan 2 peratus hingga 4 peratus.
  Antara kelemahan menabung di bank ialah:
• Pulangan yang didapati adalah rendah berbanding dengan pelaburan alternatif yang lain.
• Dalam keadaan inflasi, tabungan di bank tidak mampu untuk melindungi susut nilai mata wang.
• Wang dalam akaun simpanan terlalu mudah cair dan mudah untuk dikeluarkan pada bila- bila masa mengikut kemahuan anda. Sekiranya tidak mempunyai disiplin yang kuat, wang simpanan mungkin akan habis begitu sahaja.
   Namun di sebalik kelemahan itu, terdapat beberapa kebaikan menabung di bank. Antaranya ialah simpanan di bank lebih berisiko rendah, paling selamat dan pengembalian wang adalah terjamin. Selain boleh menabung serta merancang tabungan, simpanan juga boleh diletakkan di tempat yang selamat. Di pasaran, banyak bank-bank yang menyediakan perkhidmatan akaun simpanan.
   Selain daripada tabungan di bank, perlu juga mempelbagaikan pelaburan bagi mendapatkan pulangan yang lebih baik dalam jangka waktu tertentu selaras dengan matlamat kewangan masing-masing. Menabung untuk pelaburan merupakan salah satu kaedah yang boleh dilakukan. Yang penting pilihlah bentuk pelaburan yang dijamin oleh kerajaan. Elakkan terpengaruh dengan skim cepat kaya yang bukan sahaja tidak dijamin oleh kerajaan malah merugikan diri sendiri. Jangan terpengaruh dengan pulangan lumayan yang ditawarkan kerana biasanya pelaburan jangka pendek yang menawarkan perolehan lumayan sebenarnya memerangkap anda. Oleh itu sentiasalah berhati-hati ketika membuat pelaburan wang anda.