This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Nokia kini sepi peminat

Pada akhir 1990an hingga awal tahun sekitar tahun 2008, ponsel Nokia seolah menjadi ponsel sejuta umat. Terutama di Indonesia, Nokia mengalahkan para pesaingnya seperti Siemens, motorola, samsung dan lain-lain. Pun juga di kancah dunia, Nokia terbukti menjadi produsen ponsel terbesar.
Namun seiring munculnya iPhone dari Apple dan ponsel berbasis Android, Nokia kini mulai tenggelam. Terlebih dengan munculnya raksasa ponsel baru dari Kanada, Research in Motion dengan ponsel BlackBerrynya.
Nokia N81Nokia N85Nokia N96

Nampaknya Nokia kehilangan semangat untuk mencoba menciptakan teknologi baru jika dibandingkan dengan para pesaingnya tersebut. Terbukti, dari berbagai survey pasar, para konsumen cenderung memilih ponsel Android, BlackBerry maupun iPhone. Ketiga ponsel tersebut selalu menempati posisi tiga besar dari berbagai survey yang dilakukan oleh beberapa pihak.
Lalu bagaimana dengan ponsel dari Nokia. Perusahaan dari Finlandia ini kini seolah tengah ditinggalkan para konsumennya. Mereka tengah berduka. Dulu Nokia yang membanggakan OS mobile Symbian, kini mulai meninggalkannya. Mereka pun beralih untuk menggunakan OS dari Microsoft, Windows Phone Mobile.
Tak cukup dengan hal tersebut, Nokia kini juga tengah melakukan efisiensi besar-besaran. Menurunnya tingkat penjualan, nampaknya mulai mempengaruhi kondisi ekonomi Nokia. Terbaru mereka melakukan pemecatan secara besar-besaran terhadap 3500 pegawainya. Padahal pada awal tahun ini, mereka juga melakukan langkah serupa terhadap 6800 peneliti dan pegawai mereka lainnya.
Bayangkan saja, tingkat penjualan ponsel Nokia kini ‘hanya’ 97,87 juta unit pada quarter kedua, menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 111,47 juta unit. Dengan jumlah penjualan tersebut, mereka hanya meraih 22,8 persen market share, turun dari 30,3 persen. Tak hanya itu, OS Symbian juga mengalami hal serupa, meraih 22,1 persen market share pada quarter 2, turun drastis dari 40,9 persen pada tahun lalu.

ponsel fujitsu Arrows Bisa Main Game 3D dengan TV eksternal

Ponsel Fujitsu Android yang masih berupa prototipe dengan prosesor quad-core Nvidia Tegra 3 telah dipamerkan di CES sambil mendemokan kemampuannya dengan menjalankan game Riptide GP di atasnya dan ponsel ini mampu menjalankan game pada layar sendiri maupun monitor eksternal dengan lancar.



Berkat core pendamping kelima built-in, maka hp akan mengkonsumsi daya lebih hemat jika Anda tidak menjalankan aplikasi grafis berat.
Prototipe Arrow ini juga memiliki layar HD 4,6 inci dan kamera belakang 13,1 megapiksel dengan sensitivitas ISO 25.600,dan bagusnya sudah menggunakan OS Android Es Krim Sandwich.

Resiko pencurian Identitas Jika menjual ponsel Android bekas Anda

Bagi kamu yang pernah memakai ponsel Android, dan ada niat untuk menjualnya dan maengganti ponsel yang baru, maka ada baikanya anda mengatahui informasi di bawah ini :
Robert Siciliano, seorang peneliti di McAfee yang konsen terhadap pencurian identitas, memperingatkan bahwa data pribadi dari perangkat Android ternyata tidak benar-benar dihapus setelah pengguna mengaktifkan pilihan untuk menghapus yang telah disediakan.
"Apa yang sungguh menakutkan adalah bahkan jika Anda mengikuti protokol, data masih ada," kata Siciliano sebagaimana dikutip PULSAonline via LA Times.
Dibanding Android, ternyata perangkat BlackBerry dan Apple ternyata masih terbilang lebih aman. Pasalnya menurut Siciliano, data pengguna pada perangkat BlackBerry dan Apple dapat sepenuhnya dihapus dengan mengikuti pentunjuk dari produsen.
Adapun bagi pengguna perangkat Android dan PC yang menjalankan Windows XP, peneliti itu menyarankan kepada penggunanya untuk tidak menjual perangkat yang telah dipakainya ke pihak lain. Sebaliknya, peneliti itu menyarankan agar perangkat itu lebih baik disimpan atau bahkan dimusnahkan.
"Anda tentunya tidak ingin menjual identitas Anda seharga 50 dollar," kata Siciliano.
Apa yang dikatakan Siciliano memang bukan sekadar basa-basi atau sekedar cerita untuk menakut-nakuti para pengguna perangkat Android. Sebelum memberi kesimpulan tersebut, ternyata peneliti itu telah menguji keamanan dari berbagai platform.
Siciliano telah membeli sebanyak 30 unit smartphone dan komputer dari Craiglist. Peneliti itu pun berhasil mengakses data pribadi dari 15 perangkat di antaranya melalui hacking yang dilakukannya sendiri serta atas bantuan seorang ahli forensik. Beberapa data penting pengguna pun akhirnya dapat diperoleh oleh peneliti itu.
maka telitilah sebelum anda menjual ponsel Android anda...

Cara keluar dari Google Sandbox


Memang jika terkena sandbox itu tidak menyenangkan, apalagi pas sedang mengikuti kontes seo yang lomba seonya sudah mendekati akhir.
nih cara untuk mengatasinya :
Berdo'a dahulu sebelum melakukan upaya untuk mengeluarkan artikel yang terkena google sandbox dan jangan patah semangat, karena biasanya jika artikel kena sandbox maka rasa semangat untuk mengeluarkan artikel itu dari tahanan google akan menurun.

Berhenti dahulu melakukan optimasi terutama optimasi off page pada situs sosial bookmark, pasang iklan dan sejenisnya karena google terus memonitor artikel kita yang di anggap spam oleh google. Salah satu faktor terbesar artikel terkena sandbox adalah terlalu berlebihan/bersamaan dalam mengirim konten ke situs sosial bookmarking. Hal ini sangat besar pengaruhnya terkena sandbox. Juga hentikan dahulu optimasi dengan cara link exchange (link beruntun/berantai).

Lakukan pengeditan ulang pada artikel yang terkena google sandbox. Tambahkan beberapa kalimat atau bisa menghapus kalimat yang tidak begitu perlu, juga bisa menambahkan link (anchort text) atau kurangi link jika terlalu banyak. Pastikan tidak ada link not found. Dengan mengedit artikel itu maka bot google akan mengira bahwa artikel kita setidaknya telah di perbaiki (diupdate) sehingga google akan kembali memunculkan artikel yang terkena sandbox tadi di SERP.

Buatlah Artikel Pendukung atau Review tentang terjadinya artikel yang terkena google sandbox dan berikan link menuju artikel yang terkena sandbox tersebut.
Berikan backlink yang berkualitas minimal dari web yang ber PR 3 ke atas. Jika blog kamu sudah berpagerank 3 ke atas berarti itu bagus. Namun jika masih dibawah PR 3, kamu bisa bekerja sama kepada teman yang mempunyai blog yang berpagerank 3 keatas. Jika ini dirasa sulit, abaikan saja langkah ini.

bersabar . Setelah kamu melakukan usaha seperti diatas, langkah terakhir dan terbaik adalah berdo'a dan bersabar karena semua usaha yang kita lakukan tanpa di barengi dengan do'a dan kesabaran kemungkinan besar akan sulit cepat sukses.

Langkah terbaik adalah bersabar.
Jangan putus asa dalam mengoptimasi artikel karena usaha yang terkerah kan terbayar pantas, indah hasil bila itu bukan jalan pintas.